Perkembangan bank syariah memberikan kabar yang menggemberikan karena aset perbakan syariah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, hingga tahun 2010 aset bank syariah mencapai Rp. 935,440 milliyar. Pesatnya pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia menunjukan bahwa masyarakat sudah mulai tertarik untuk menginvestasikan dananya, dan pertumbuhan aset juga…
Dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi, keberlangsungan bisnis bank Syariah akan selalu bergantung pada DPK yang akan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan dan melakukan aktifitas investasi saat terjadi kelebihan likuiditas khususnya pada SBIS. Metode VAR-VECM dipilih penulis untuk menganalisis kontribusi dan stabilitas pengaruh DPK, pembiayaan dan SBIS …
Ramadhan Nuzla Basuno. S0610.063. Analisis Pengaruh Variabel Kebijakan Moneter terhadap Pergerakan Financing To Deposit Ratio Perbankan Syariah di Indonesia. Program Studi Ilmu Ekonomi Islam. Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA. Bogor, 2010 Dalam pengembangan sektor rill, Financing to Deposit Ratio (FDR) sangat strategis untuk dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan agar perbankan …
Porsi nasabah loyal dalam perbankan syariah yang kurang dari 10 persen dibandingkan nasabah floating mass (profit motive), dapat berindikasi terjadinya fenomena displaced commercial risk (DCR) dalam sistem keuangan syariah di Indonesia. DCR adalah resiko akibat tekanan komersial dalam rangka meningkatkan pengembalian yang seharusnya dibayarkan kepada nasabah pada saat tingkat suku bun…
Skirpsi ini berusaha menganalisis pengaruh variabel kebijakan moneter terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Jakarta Islamic Index (JII) dengan menggunakan analisis VAR-VECM. Adapun variabel kebijakan moneter yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Uang beredar dalam arti sempit (M0), Excha…
Penelitian ini mencoba untuk menganalisa pengaruh jangka pendek dan jangka panjang antara variabel makroekonomi global dan domestik tertentu dari masing-masing negara (Fed rate, harga minyak dunia, indeks Dow Jones, tingkat suku bunga, nilai tukar mata uang dan inflasi) terhadap pasar modal syariah di Indonesia dan Malaysia ( Jakarta Islamic Index (JII) dan FTSE Bursa Malaysia Hijrah …
Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia No. 6/7/PBI/2004 tentang SBIS dan Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 36/DSN-MUI/X/2002, perbankan syariah yang mengalami kelebihan likuiditas dapat menitipkan dananya pada SWBI dalam jangka pendek. SWBI telah diluncurkan sejak Februari 2002. Pada bulan Maret 2008, SWBI tidak diberlakukan lagi dan diganti dengan istilah SBIS dengan menggunakan akad …
Skripsi ini menganalisa bagaimana perilaku Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) Perbankan Syariah terhadap pemberian pembiayaan Usaha Kecil Dan Menengah (UKM). Dimana variabel yang digunakan hanya variabel mikro yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap pembiayaan U…
Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor yang paling berkontribusi terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil (Profit Loss Sharing). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pembiayaan bagi hasil (mudharabah, musyarakah), Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Finance to Deposit Ratio (FDR). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah V…
Semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi, maka semakin tinggi pula permintaan masyarakat akan kebutuhan memperoleh pembiayaan, namun Bank dalam memberikan pembiayaan terlebih dahulu melihat faktor makro dan faktor internal (mikro) bank sebagai pertimbangan mencjemen resiko. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Aset, DPK, NPF-NPL, dan Interest-Margin, SBI-SBIS, …