Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis adakah indikasi moral hazard dalam penyaluran pembiayaan modal kerja pada bank Syariah dan bank konvensional. Dalam penelitian ini, Non Performing Financing (NPF) digunakan sebagai proksi dari indikasi moral hazard pada bank Syariah. Sedangkan Non Performing Loan (NPL) digunakan sebagai proksi dari indikasi moral hazard pada bank ko…
Skripsi ini berusaha untuk menganalisis pengaruh variabel BI rate, Inflasi, GDP, NPF dan DPK terhadap Lukuiditas yang dilihat dengan FDR, serta kontribusi masing variabel terhadap pergerakan FDR. Dengan menggunakan metode analisis VAR- VECM, penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu Januari 2008 sampai Desember 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang seluruh vari…
Penelitian ini berusaha untuk menganalisis perbandingan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi timbulnya pembiayaan bermasalah pada perbankan syariah dan konvensional dengan menggunakan analisis VAR-VECM. Adapun variabel-variabel yang digunakan adalah inflasi, BI rate, Dana Pihak Ketiga (DPK), Loan to Deposit Ratio (LDR/FDR), Industrial Production Index (IPI) dalam jangka waktu Janu…
Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisa pengaruh rasio aktiva produktif yaitu Non Performing Financing (NPF), Rentabilitas yaitu Return on Asset (ROA) dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Solvabilitas yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) dan ukuran perusahaan (Size) terhadap FDR yang memproksikan likuiditas Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Variabe…
Skripsi ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel dana pihak ketiga (DPK), nisbah mudharbah, non performing financing (NPF), industrial production index (IPI), consumer price index (CPI) dan suku bunga SBI (rSBI) terhadap pembiayaan konsumtif perbankan syariah di indonesia. Dalam rentang waktu Januari 2007 hingga Desember 2011 dengan menggunakan metode VAR/VECM. Untuk menjawab tujua…
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Return On Asset (ROA) dan terhadap Financing to Deposit Ratio (FDR). Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Laporan Keuangan perbankan syariah selama periode bulan Januari 2006 sampai dengan D…
Tujuan dari penelitian adalah mengetahui faktor-faktor penentu rasio kecukupan modal pada Bank Syariah Indonesia dan dampaknya pada posisi keuangan bank yang diteliti oleh peneliti. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria Bank Syariah Indonesia yang menyajikan laporan keuangan triwulan periode 2009 sampai dengan 2011. Teknik analisis yang digunakan adala…
Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Finance (NPF), dan Return On Asset (ROA) terhadap besarnya pembiayaan UMKM perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan disain studi kasus Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Syariah Mega I…
Porsi pembiayaan konsumer yang meningkat dari tahun ke tahun, turut menyebabkan peningkatan terhadap eksposur risiko pembiayaan konsumer. Oleh karena itu, Manajemen Bank Syariah Mandiri menciptakan mekanisme khusus untuk mitigasi risiko dalam tahap analisa pembiayaan. Mekanisme ini dikenal sebagai credit scoring model dan diterapkan secara efektif mulai dari Mei 2010. Penelitian ini ber…
Penelitian ini digunakan untuk menguji Faktor External yang diukur dengan variabel Inflasi dan GDP (Gross Domestik Product) serta faktor Internal yang diukur dengan variabel CAR (Capital Adequacy Ratio), FDR (Financing to Deposit Ratio), NPF (Non Performing Financing), dan BOPO yang mempengaruhi ROA (Return On Asset) Bank Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode statist…