Electronic Resource
Analisis Determinan Risiko Likuiditas Pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah : Studi Kasus Pada Bmt Bina Ummah Sejahtera (BMT BUS)
BMT merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang cukup dikenal oleh
sebagian masyarakat, baik melalui produk keuangan maupun sosial. Produk
keuangan yang dimiliki BMT pun sudah bervariasi sehingga menjadi alternatif
akses keuangan bagi masyarakat. Oleh karenanya, BMT harus dapat mengelola
dana dengan baik agar risiko likuiditas tetap terkendali sehingga dapat memenuhi
kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor
yang mempengaruhi risiko likuiditas pada lembaga keuangan mikro syariah
dengan studi kasus pada BMT Bina Ummat Sejahtera (BMT BUS). Data yang
digunakan adalah laporan keuangan bulanan BMT BUS periode Januari 2016-
Juni 2018. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan
metode Vector Error Correction Model (VECM). Berdasarkan analisa yan telah
dilakukan diperoleh hasil bahwa pada jangka pendek yang berpengaruh signifikan
terhadap risiko likuiditas BMT BUS adalah BI Rate dan Ramadhan. Sementara
pada jangka panjang variabel yang berpengaruh negatif dan signifikan adalah
ROA, NPF, Asset serta Ramadhan. Sedangkan variabel yang berpengaruh positif
dan signifikan terhadap risiko likuiditas BMT BUS adalah ROE, Equity dan BI
Rate. Dari hasil analisa tersebut, ditemukan variabel yang menarik untuk diteliti
lebih mendalam yaitu variabel Ramadhan dimana variabel tersebut secara
signifikan berpengaruh terhadap risiko likuiditas baik pada jangka pendek
maupun jangka panjang
No other version available