Electronic Resource
Analisis Pengaruh Return On Equity, Debt To Equity Ratio, Current Ratio, Dan Price To Book Value, Terhadap Return Saham Bank Syahriah Indonesia Tahun 2021-2014
Tujuan : Penelitian ini menganalisis pengaruh Return on Equity (ROE), Debt to
Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Price to Book Value (PBV)
terhadap return saham Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021-2024. Latar
belakang penelitian didasari oleh fenomena gap antara kinerja fundamental
keuangan yang solid dengan volatilitas return saham BSI pasca merger strategis
tiga bank syariah BUMN pada Oktober 2020. BSI menunjukkan pencapaian
kinerja keuangan yang impresif dengan laba bersih Rp7,00 triliun di tahun 2024
(naik 22,83% YoY), namun return saham menunjukkan pola yang tidak
sepenuhnya sejalan dengan fundamental tersebut.
Metode : Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
teknik analisis Autoregressive Distributed Lag (ARDL) bounds testing approach
terhadap 48 observasi data bulanan periode 2021-2024. Data diperoleh dari
laporan keuangan BSI, Yahoo Finance, dan Trading View. Tahapan analisis
meliputi uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), penentuan lag
optimal berdasarkan kriteria AIC, uji kointegrasi Pesaran bounds test, estimasi
model ARDL, Error Correction Model (ECM), dan serangkaian uji diagnostik
komprehensif.
Hasil/Temuan : Temuan utama menunjukkan bahwa hipotesis ROE, DER, dan
CR ditolak karena tidak berpengaruh signifikan, sementara hipotesis PBV
diterima dengan bukti strong mean reversion effect. Koefisien jangka panjang
menunjukkan semua variabel berpengaruh negatif, mengindikasikan
kemungkinan market saturation atau diminishing returns phenomenon. Penelitian
ini berkontribusi pada pengembangan Islamic Financial Theory dengan
membuktikan keterbatasan traditional financial ratios dalam menjelaskan return
saham perbankan syariah, serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen
BSI, investor, dan pengembangan akademik di bidang keuangan syariah.
No other version available