Electronic Resource
Analisis Pengaruh Perbankan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional Di Indonesia
Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator ekonomi makro yang
merepresentasikan angka bertumbuhnya suatu negara. Dalam upaya untuk mempercepat
pertumbuhan ekonomi dibutuhkan perbankan sebagai sirkulator keuangan. Perbankan
memainkan peran essensial untuk menstimulus sektor-sektor perekonomian
Perbakan diera moden sistem perbankan terdiri dari dua perspektif yaitu
konvensional dan Islam. Perbankan syariah yang mucul setelah konvensional adalah
sebagai kritik bahwa sistem perbankan saat ini tidak sesuai aturan agama Islam. Negara
dengan jumlah pemeluk agama Islam, Indonesia, telah menganut sistem moneter
berganda ini dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis regligius.
Indonesia adalah salah satu negara berkembang yang memiliki karakteristik
negara plural dari segi etnik, gografis, budaya dan lain-lain. Hal ini membuat
pertumbuhan ekonomi Indonesia beragam. Kondisi perekonomian Indonesia tergolong
tersentralisasi di Pulau Jawa. Setralisasi ini meyebabkan aktivitas perekonomian terfokus
pada beberapa regional. Perbankan syariah sebagai salah satu penggerak perekonomian
pun mengikuti pola sentralisasi yang sama yaitu progress praktiknya terfokus di pulau
Jawa. Namun, karena kemunculan perbankan syariah yang masih baru menyebabkan
pengaruh yang diberikan membutuhkan waktu jangka panjang dalam memberikan
pengaruh terhadap pendapatan domestik regional bruto di pulau Jawa.
No other version available