Electronic Resource
Analisis perbandingan metode seleksi saham yang memenuhi kriteria syariah : Dow Jones Islamic Market Index, FTSE Shariah Global Equity Index dan Indonesia Sharia Stock Index
Skripsi ini bertujuan untuk membandingkan kriteria pemilihan saham Syariah
yang digunakan oleh Dow Jones Islamic Market Indexes, FTSE Shariah Global
Equity Index dan Indonesia Sharia Stock Index, dengan melakukan review
terhadap kriteria serta opini Dewan Syariah dalam menetapkan kriteria seleksi
saham Syariah. Selanjutnya, berdasarkan hasil perbandingan tersebut akan
dijelaskan kriteria seleksi saham Syariah yang paling sesuai untuk digunakan di
pasar modal Indonesia.
Hasil perbandingan kriteria menunjukkan bahwa DJIMI lebih fokus untuk
menyeleksi saham Syariah yang mempunyai kinerja perdagangan yang baik.
Penggunaan variabel kapitalisasi pasar sebagai pembagi merupakan bukti yang
menunjukkan hal tersebut. Berdasarkan kriteria FTSE Shariah Index terlihat
bahwa seleksi saham Syariah yang digunakan adalah untuk memilih saham
Syariah yang likuid secara fundamental. Penggunaan rasio likuiditas berbasis
rasio keuangan fundamental merupakan variabel yang menunjukkan hal tersebut.
Indonesia Shariah Stock Index lebih cenderung untuk melakukan seleksi saham
Syariah yang layak secara fundamental keuangan perusahaan, seperti yang
dilakukan oleh FTSE Shariah Index. Perbedaan yang mendasar dari kriteria ISSI
dan FTSE Shariah Index terletak pada penggunaan rasio likuiditas fundamental.
Di sisi lain, ISSI juga tidak mengadopsi kriteria yang digunakan oleh DJIMI
dengan menitikberatkan pada kinerja perdagangannya.
Berdasarkan hasil perbandingan, maka kriteria yang digunakan oleh ISSI (yang
sekarang digunakan, dengan menggunakan aset sebagai pembagi) merupakan
kriteria yang paling sesuai. ISSI diposisikan sebagai composite index yang
bertujuan untuk mengukur kinerja menyeluruh pasar saham Syariah bukan
mengukur kinerja saham Sy
No other version available