Electronic Resource
Analisis perbandingan efisiensi bank syariah dan bank konvensional dengan metode data envelopment analysis: studi kasus PT. Bank Muamalat Indonesia tbk dan Bank Central Asia tbk periode 2002-2010
Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT Bank Muamalat Indonesia dan PT
Bank Central Asia Tbk dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data
yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank
Muamalat Indonesia dan Bank Central Asia periode 2002-2010.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan tingkat efisiensi bank syariah
(PT Bank Muamalat Indonesia) dan bank konvensional (PT Bank Central Asia).
Tingkat efisiensi kedua bank tersebut diukur dengan metode Data Envelopment
Analysis (DEA) dan diolah dengan menggunakan software Banxia Sofware
Frontier Analysis Version 3.2.2.
Hasil penelitian selama periode penelitian menunjukkan bahwa dengan
menggunakan pendekatan intermediasi Bank Central Asia memiliki nilai efisiensi
secara skala, overall, dan teknis yang paling banyak yaitu selama 5 periode.
Sedangkan Bank Muamalat Indonesia hanya memiliki tingkat efisiensi selama 4
tahun dan mengalami penurunan nilai efisiensi pada 2 tahun periode penelitian.
Faktor utama penyebab inefisiensi pada Bank Mualamat adalah total pendapatan.
Total pendapatan pada bank ini harus dikurangi sebesar 49% atau sebesar Rp
924.723.590.
No other version available