Electronic Resource
Pengaruh faktor ekonomi terhadap pembiayaan konsumtif pada bank syariah dan bank konvensional periode 2004-2009
Semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi, maka semakin tinggi pula permintaan masyarakat akan kebutuhan memperoleh pembiayaan, namun Bank dalam memberikan pembiayaan terlebih dahulu melihat faktor makro dan faktor internal (mikro) bank sebagai pertimbangan mencjemen resiko. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Aset, DPK, NPF-NPL, dan Interest-Margin, SBI-SBIS, DPK, dan IHK terhadap Pembiayaan Konsumtif Pada Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional di Indonesia Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Vector Auto Regression (VAR) dan Granger Causality Test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Hubungan kausalitas dua arah dan signifikan pada Bank Syariah hanya terjadi pada variabel IHK dengan GDP, pada Bank Konvensional yang memiliki hubungan kausalitas dan signifikan adalah GDP dengan PK, GDP dengan Aset IHK dengan SBI dan IHK dengan GDP. Dari hasil pengujian respon paling besar yang diberikan oleh kesemua model, pada Bank Syariah adalah pada shock yang terjadi pada Aset, yang berpengaruh positif dengan uji statistik sangat siginfikan, begitu juga dengan NPF, GDP. Pada Bank Konvensional respon paling besar yang diberikan oleh kesemua model adalah pada shock yang terjadi pada variabel SBI dan Interesi namun setelah diuji secara statistik dilihat pada pengaruh jangka panjang diperoleh hasih tidak signifikan sama halnya dengan variabel IHK. Pada pengujian pengaruh variabel, diketahui variabel yang mempengaruhi Pembiayaan Konsumtif Bank Syariah Indonesia adalah yang paling donunan nilai PK itu sendiri, kemudian Aset, IHK Pada Bank Konvensional variabel dominan mempengaruhi PK adalah nilai PK itu sendiri, selanjutnya Interest, dan SBI
No other version available