Electronic Resource
Penerapan Internet Financial Reporting Pada Laporan Kauangan Lembaga Amil zakat Melalui Website
Tujuan : Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengukur dan menganalisis
penerapan Internet Financial Reporting (IFR) pada Organisasi Pengelola Zakat
(OPZ) di Indonesia yang terdaftar dengan berdasarkan kriteria Internet Financial
Reporting (IFR) serta Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109
tentang akuntansi zakat
Metode : Metode yang digunakan adalah metode komparatif atau studi
komparatif (comparative study) atau studi kausal komparatif (causal comparative
study). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pelaporan
keuangan dari Internet Financial Reporting (IFR) yang dilakukan oleh Organisasi
Pengelola Zakat Indonesia (OPZ), khususnya LAZNAS yang terdaftar di PPIDBaznas, sedangkan untuk pengukuran analisis IFR dengan menggunakan laporan
yang berasal dari website dan laporan keuangan, terdapat 6 OPZ khususnya
LAZNAS yang terdaftar di PPID-Baznas tahun 2021.
Hasil : sebagian besar OPZ memanfaatkan internet untuk memberikan informasi
laporan keuangan kepada masyarakat/ muzaki. Tingkat pengungkapan pelaporan
keuangan keenam OPZ berdasarkan PSAK 109 sudah baik. Sedangkan untuk
penilaian Ketepatan Waktu, Pemanfaatan Teknologi dan Dukungan bagi
pengguna dalam kategori Tinggi dengan rata-rata > 80%. Rata-rata tingkat
pengungkapan keenam OPZ tersebut sebesar > 80%. OPZ yang paling tinggi
pengungkapannya adalah Yayasan Rumah Zakat Indonesia, sedangkan yang
paling rendah adalah RY Ar Rohman
No other version available