Electronic Resource
Studi Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Pendektesian Kecurangan Di Indonesia
Objektif: Penelitian ini memeliki tujuan untuk melihat perkembangan penelitian
terkait pendeteksian fraud dan melihat bagaimana visualisasi co-occurrence dan
co-authorship pada penelitian pendeteksian fraud di Indonesia dari tahun 2000-
2021.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan
menggunakan pendekatan bibliometrik. Jenis data yang digunakan adalah data
sekunder yang berupa jurnal nasional dari database google scholar yang diunduh
menggunakan software publish or perish. Teknik analisis penelitian ini
menggunakan teknik analisis bibliometrik.
Hasil penelitian : Hasil dari penelitian ini adalah 1) Perkembangan jurnal
penelitian dangan keyword, fraud dan pendeteksian fraud pada awalnya tidak
mengalami peningkatan yang signifikan namun mulai tahun 2014 mengalami
peningkatan dan cukup signifikan. 2) Artikel yang paling berpengaruh dengan
jumlah sitasi 371 yang ditulis oleh Kennedy Samuel Sihombing dan Hiddiq Nur
Rahardjo dengan judul Analisis Fraud Diamond Dalam Mendeteksi Financial
Statement Fraud. 3) Institusi yang paling aktif mempublikasikan jurnal terkait fraud
adalah Universitas Pendidikan Ganesha dengan jumlah publikasi 19. 4) Dari hasil
visualisasi co-authorship ditemukan bahwa peneliti dari Indonesia yang melakukan
penelitian berkaitan dengan fraud dan pendeteksian fraud terbagi menjadi 6 kluster
dan penulis dengan jaringan terbanyak adalah Edy Sujana dengan jumlah links 11.
Selanjutnya dari hasil visualisasi co-occurrence menunjukan bahwa kata kunci
kecurangan laporan keuangan, fraud, fraud detection dan fraud diamond adalah
kata kunci yang sering digunakan. Kemudian pada visualisasi co-occurrence
dengan tampilan overlay ditemukan bahwa penelitian fraud di Indonesia
perkembangannya cukup lambat dalam mengapdopsi teori terbaru terkait fraud
seperti teori fraud diamond yang baru muncul trennya pada tahun 2019 seharusnya
para peneliti fraud ini sudah menggunakan teori fraud pentagon dan fraud hexagon.
Kemudian kata kunci yang kemunculannya sangat rendah adalah kata kunci fraud
hexagon yaitu kurang dari 4. Dengan demikian, kata kunci fraud hexagon dapat
dijadikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dan kata kunci fraud hexagon
ini juga dapat dihubungkan dengan kata kunci lain sepeti kecurangan akademik,
beneish m-score model dan f-score model
No other version available