Electronic Resource
Analisis Strategi Pemasaran PT. Telkomsel, Tbk Dalam Menghadapi Persaingan Di Bidang Telekomunikasi Indonesia
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui apakah strategi yang
digunakan oleh Telkomsel sudah tepat dalam menghadapi persaingan bisnis, 2)
Menganalisis strategi pemasaran dalam persaingan dibidang telekomunikasi
indonesia.
Metode: Jenis metode yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Penelitian yang dilakukan akan menggambarkan analisis
SWOT dalam strategi pemasaran pada telkomsel. Pengumpulan data dengan
teknik wawancara (interview), serta dokumentasi yang digunakan untuk
mendukung penelitian ini.
Hasil / Temuan: 1) Berdasarkan hasil dari penilaian matrik IE, nilai rata-rata IFE
sebesar 3,322 dan rata-rata EFE sebesar 3,306 menunjukan bahwa posisi PT.
Telekomunikasi Indonesia berada pada kuartan I. pada posisi ini strategi yang
digunakan adalah strategi tumbuh dan berkembang. Strategi yang dapat
diterapkan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia adalah strategi intensif yaitu
penetratsi pasar, integrasi ke depan dan integrasi horizontal. Strategi penetrasi
pasar yang dilakukan PT. Telekomunikasi Indonesia yaitu lebih gencar melakukan
promosi, memperluas wilayah pemasaran dan distribusi, mempertahankan harga,
menjalin kerjasama, meningkatkan anggaran iklan, meningkatkan aktifitas
publisitas, menciptakan inovasi produk yang baru. Strategi integrasi ke depan
yang dilakukan PT.Telekomunikasi Indonesia yaitu mendirikan sendiri jalur
distribusi, memperoleh kepemilikan atas jalur distribusi. 2) Berdasarkan matrik
QSPM untuk PT.Telekomunikasi Indonesia diatas terdapat dua strategi yang
diambil dari analisis tahap masukan (input stage) dan tahap penyesuaian
(matching stage), yaitu 1) melakukan inovasi produk. Alternatif strategi ini
mendapatkan TAS (Total Attractiveeness) untuk faktor peluang ancaman sebesar
2.84, sedangkan untuk faktor kekuatan kelemahan sebesar 2.85. Memperkuat
pemasaran dan perluas jangkauan distribusi. 2) Alternatif strategi 2 adalah
memperkuat pemasaran dan perluasan jangkauan distribusi. Alternatif strategi ini
mendapatkan Tas (Total Attractiveness) untuk faktor peluang ancaman sebesar
2.92, sedangkan untuk faktor kekuatan kelemahan sebesar 3.11 yang merupakan
nilai tertinggi.
No other version available