Electronic Resource
Socioenterprise Sebagai Solusi Konstruktif Implementasi Pro-Poor Tourism, Pilot Project Nusa Tenggara Barat
Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pariwisata terhadap
kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat di NTB yang didukung dengan teori
Pro-Poor Tourism melalui konsep Socioenterprise dalam pariwisata halal.
MetodePenelitian ini menggunakan mix method, yakni regresi data panel dengan
objek 10 provinsi dan kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Barat. Pendekatan
kualitatif deskriptif dengan mengajukan konsep sociopreneur sebagai solusi
konstruktif implementasi pro-poor tourism. Data dari penelitian ini diperoleh dari
hasil wawancara dengan bagian yang terkait, observasi langsung dan dari
dokumen-dokumen yang terkait.
Hasil/Temuan:Hasil penelitian menunjukan bahwa ketujuh variabel dalam
penelitian ini yakni jumlah kunjungan wisatawan, jumlah usaha pariwisata,
populasi, rata-rata lama sekolah, pengangguran, PDRB dan PAD berpengaruh
signifikan terhadap kemiskinan di 10 kabupaten dan kota di NTB baik secara
simultan maupun individu. Tercetusnya suatu konsep Sociopreneur Bajang
Pacu,Bajang Pacu ini memilki unit bisnis yang terdiri dari Charity Holiday and
Ecotourism, penginapan rakyat dengan konsep bertamu, penyewaan alat
pendakian dan mobil, kedai tongkrongan positif, sedangkan unit sosialnya terdiri
dari gerakan 1000 buku untuk Lombok, safari yatim, yatim ngebioskop, dan
pelatihan-pelatihan yang terkait dengan pengembangan pariwisata.
No other version available