Electronic Resource
Analisa Pengaruh Mekanisme Transmisi Moneter Konvensional dan Syariah Ditinjau Dari Jalur Suku Bunga, Kredit, dan Harga Aset Di Indonesia dan Malaysia
Skripsi ini menjelaskan tentang pentingnya peran dari tiga jalur
mekanisme transmisi moneter dalam mengontrol inflasi dan berkontribusi dalam
pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Malaysia, dengan menggunakan model
Vector Error Correction (VECM). Jalur yang digunakan dalam transmisi moneter
ini adalah jalur suku bunga, kredit dan harga asset. Kemudian model ini dijawab
dengan melihat hasil Impulse Respon Function dan forecasting error variance
decomposition untuk melihat guncangan dan kontribusi masing-masing jalur
terhadap inflasi dan output. Hasil menyebutkan bahwa di Indonesia, Jalur Kredit
memegang peranan penting pada transmisi moneter konvensional dalam
mengontrol inflasi maupun pertumbuhan output. Jalur pembiayaan memegang
peranan penting pada transmisi moneter syariah dalam pertumbuhan ekonomi tapi
terbatas dalam mengontrol inflasi. Jalur nisbah memegang peranan penting pada
transmisi moneter syariah dalam mengontrol inflasi tapi terbatas dalam
pertumbuhan ekonomi. Pada Negara Malaysia, Jalur Harga Aset memegang
peranan penting pada transmisi moneter konvensional dalam mengontrol inflasi
tetapi terbatas dalam pertumbuhan ekonomi. Jalur Kredit memegang peranan
penting pada transmisi moneter konvensional dalam pertumbuhan ekonomi tapi
terbatas dalam mengontrol inflasi. Jalur Nisbah memegang peranan penting pada
transmisi moneter syariah dalam mengontrol inflasi tapi terbatas dalam
pertumbuhan ekonomi. Dan jalur pembiayaan memegang peranan penting pada
transmisi moneter syariah dalam pertumbuhan ekonomi tapi terbatas dalam
mengontrol inflasi.
No other version available